Rabu, 28 Januari 2026

KISI-KISI UJIAN PRAKTIK IPS 2025-2026

Kisi-Kisi Ujian Praktik IPS Kelas IX

KISI-KISI UJIAN PRAKTIK

MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS)

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Sawangan
Kelas / Semester : IX / Genap
Tahun Pelajaran : 2025 / 2026
Bentuk Penilaian : Proyek Mini dan Presentasi
Tema : Kegiatan Ekonomi di Era Digital
No Capaian Pembelajaran Indikator Pencapaian Materi Bentuk & Teknik Penilaian Instrumen
1 Memahami konsep kegiatan ekonomi dan peran teknologi digital Mengidentifikasi kegiatan produksi, distribusi, konsumsi serta peran teknologi digital dalam usaha sederhana Kegiatan ekonomi digital Tes praktik
Proyek individu
Laporan singkat usaha digital
2 Menyajikan gagasan usaha berbasis ekonomi digital Menentukan produk/jasa dan menyusun informasi produk secara lengkap Usaha digital sederhana Tes praktik
Proyek individu
Poster / Brosur / Katalog digital
3 Menganalisis manfaat dan tantangan ekonomi digital Menjelaskan manfaat, kendala, dan solusi usaha digital Manfaat dan tantangan ekonomi digital Tes praktik
Individu
Laporan refleksi
4 Mengomunikasikan ide dan hasil usaha digital Mempresentasikan ide usaha secara runtut dan percaya diri Komunikasi ekonomi digital Tes unjuk kerja
Individu
Presentasi lisan
Keterangan:
Penilaian dilakukan secara individu melalui karya promosi digital, laporan singkat usaha digital, dan presentasi lisan sesuai dengan rubrik penilaian Ujian Praktik IPS.

Soal Ujian Praktik Kewirausahaan Digital

Kamu akan berperan sebagai pelaku usaha kecil di era digital, kerjakan langkah-langkah berikut:

A. Penentuan Produk atau Jasa

Tentukan satu produk atau jasa sederhana, misalnya:

  • Makanan ringan atau berat
  • Minuman kekinian
  • Kerajinan tangan
  • Jasa cuci sepatu
  • Jasa desain / print
  • Jasa les privat

B. Pembuatan Karya Promosi Digital

Buatlah karya promosi digital berupa salah satu pilihan berikut:

  • Poster digital
  • Katalog produk minimal 1 halaman
  • (cantumkan identitas: Nama, no. absen, kelas pada tiap lembar desain yang dibuat)

Karya promosi wajib memuat:

  1. Nama usaha
  2. Nama produk atau jasa
  3. Harga
  4. Deskripsi singkat produk
  5. Cara pemesanan (WhatsApp / Instagram / marketplace – simulasi)
  6. Keunggulan produk atau jasa

C. Laporan Singkat

Buatlah laporan singkat sepanjang ½ – 1 halaman yang berisi:

  1. Alasan memilih produk atau jasa tersebut
  2. Target pembeli
  3. Media digital yang digunakan untuk promosi
  4. Manfaat teknologi digital bagi usaha tersebut
  5. Kendala yang mungkin dihadapi dalam usaha digital

Setelah itu, presentasikan hasil karyamu selama 2–3 menit di depan kelas.

D. Ketentuan Pengerjaan

Karya boleh dibuat menggunakan:

  • Canva
  • PowerPoint
  • Aplikasi desain lainnya
  • Gambar tangan yang difoto

Ketentuan tambahan:

  • Karya dan laporan dikumpulkan sesuai jadwal yang ditentukan guru.
  • Gunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami.
  • Kerjakan secara mandiri.
PENGUMPULAN TUGAS UJIAN PRAKTIK

Klik tombol di bawah ini untuk mengunggah seluruh hasil karya ke Google Drive:

๐Ÿ“ค KUMPULKAN TUGAS DI GOOGLE DRIVE

Senin, 26 Januari 2026

LKPD Lembaga Keuangan di Masyarakat

LKPD - Lembaga Keuangan di Masyarakat

๐Ÿ“˜ LKPD IPS Kelas 9

Materi: Lembaga Keuangan di Masyarakat

๐Ÿง  Kegiatan 1 – Konsep Dasar

1. Lembaga keuangan menyediakan jasa …
2. Dua fungsi utama: menghimpun dana dan … dana
3. Contoh bank di Indonesia adalah … dan …
4. Contoh lembaga keuangan bukan bank adalah … dan …

๐Ÿฆ Kegiatan 2 – Mengelompokkan

No Nama Lembaga Bank / LKBB
1Bank BRI
2Pegadaian
3Asuransi Jiwa
4Bank Syariah
5Koperasi Simpan Pinjam
6Bursa Efek

๐Ÿ“Š Kegiatan 3 – Bank vs LKBB

Perbandingan Bank LKBB
Fungsi utama
Contoh
Produk
Sistem

๐Ÿงฉ Kegiatan 4 – Studi Kasus

Kasus 1: Ayah Andi membeli motor secara cicilan di perusahaan pembiayaan.
Termasuk lembaga keuangan jenis apa?
Kasus 2: Ibu Rina membayar premi asuransi kesehatan setiap bulan.
Termasuk lembaga keuangan jenis apa?
Kasus 3: Budi menggadaikan emas di Pegadaian untuk biaya sekolah.
Termasuk lembaga keuangan jenis apa?
Kasus 4: Dina menabung di bank untuk membeli laptop.
Termasuk lembaga keuangan jenis apa?

✏️ Kegiatan 5 – Refleksi

1. Lembaga keuangan apa yang pernah kamu atau keluargamu gunakan?
2. Mengapa lembaga keuangan penting bagi masyarakat?

๐Ÿ“จ Pengumpulan LKPD

Setelah mengerjakan LKPD ini, silakan kirim foto atau jawabanmu melalui Google Form berikut:

๐Ÿ“ค Kumpulkan LKPD via Google Form

Catatan: Pastikan nama dan kelas diisi dengan benar.

Lembaga Keuangan Di Indonesia

Lembaga Keuangan di Indonesia
๐Ÿฆ

Lembaga Keuangan

Materi IPS Kelas VIII

๐Ÿ“š Ilmu Pengetahuan Sosial

Mengenal Lembaga Keuangan
di Indonesia

Pelajari tentang berbagai lembaga keuangan yang berperan penting dalam perekonomian Indonesia

1
Bagian Pertama

Pengertian Lembaga Keuangan

๐Ÿ“–

Definisi

Lembaga Keuangan adalah badan usaha yang kekayaannya terutama dalam bentuk aset keuangan (financial assets) atau tagihan (claims) dibandingkan dengan aset non-keuangan (non-financial assets).

๐Ÿ’ก

Penjelasan Sederhana

Lembaga keuangan adalah badan yang bergerak di bidang keuangan untuk menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat dalam berbagai bentuk layanan keuangan.

๐Ÿ›️

Kata Kunci

Menghimpun Dana
Menyalurkan Dana
Layanan Keuangan
2
Bagian Kedua

Fungsi Lembaga Keuangan

๐Ÿ’ฐ

Penghimpun Dana

Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan seperti tabungan, deposito, dan giro.

๐Ÿ”„

Penyalur Dana

Menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau pembiayaan untuk berbagai keperluan.

๐Ÿ”€

Pemindahan Aset

Memindahkan aset dari pihak yang kelebihan dana ke pihak yang membutuhkan dana.

๐Ÿ’ณ

Transaksi Pembayaran

Memperlancar mekanisme pembayaran dalam kegiatan ekonomi masyarakat sehari-hari.

๐Ÿ›ก️

Perlindungan Risiko

Memberikan perlindungan terhadap risiko keuangan melalui produk asuransi dan penjaminan.

๐Ÿ“Š

Stabilitas Ekonomi

Menjaga stabilitas sistem keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

3
Bagian Ketiga

Jenis-Jenis Lembaga Keuangan

Lembaga Keuangan Bank

Lembaga keuangan yang kegiatan utamanya menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit serta memberikan jasa lalu lintas pembayaran.

๐Ÿ“‹ Tugas & Fungsi:
  • Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
  • Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
  • Menetapkan dan mengatur peredaran uang
  • Menjaga stabilitas nilai rupiah
  • Menjadi lender of the last resort (pemberi pinjaman terakhir)

Contoh: Bank Indonesia (BI) - Lembaga negara yang independen dalam menjalankan tugas dan wewenangnya

๐Ÿ“‹ Tugas & Fungsi:
  • Menghimpun dana dari masyarakat (tabungan, deposito, giro)
  • Menyalurkan kredit/pembiayaan kepada masyarakat
  • Memberikan jasa transfer, kliring, dan inkaso
  • Melayani jasa safe deposit box
  • Melakukan kegiatan valuta asing
๐Ÿ›️ Jenis-Jenis Bank Umum di Indonesia:
๐Ÿ›️
Bank BUMN (Milik Negara)
  • Bank Mandiri - Aset terbesar, melayani retail dan korporat
  • BRI (Bank Rakyat Indonesia) - Fokus UMKM dan sektor pertanian
  • BNI (Bank Nasional Indonesia) - Fokus perdagangan dan industri
  • BTN (Bank Tabungan Negara) - Khusus pembiayaan perumahan
๐Ÿข
Bank Swasta Nasional
  • BCA (Bank Central Asia) - Terbesar swasta, fokus retail
  • Permata Bank - Layanan premium dan korporat
  • Danamon - Melayani konsumer dan UKM
  • CIMB Niaga - Perbankan regional Asia
  • BII (Bank Internasional Indonesia) - Fokus korporat
๐ŸŒ
Bank Asing
  • Citibank - Dari Amerika Serikat
  • HSBC - Dari Hong Kong
  • Bank of Tokyo-Mitsubishi - Dari Jepang
  • DBS - Dari Singapura
☪️
Bank Syariah
  • BSI (Bank Syariah Indonesia) - Hasil merger 3 bank syariah
  • Bank Muamalat - Bank syariah pertama Indonesia
  • Bank Mandiri Syariah - Unit syariah Mandiri
  • BRI Syariah - Unit syariah BRI

๐Ÿ’ก Catatan: Bank umum diizinkan melakukan semua jenis kegiatan perbankan termasuk kegiatan internasional. Ada sekitar 100+ bank umum yang beroperasi di Indonesia dengan berbagai spesialisasi.

๐Ÿ“‹ Tugas & Fungsi:
  • Menghimpun dana dalam bentuk tabungan dan deposito
  • Memberikan kredit untuk usaha mikro dan kecil
  • Melayani masyarakat di daerah pedesaan
  • Membantu pengembangan UMKM

⚠️ Catatan: BPR tidak boleh memberikan jasa giro, kegiatan valuta asing, dan asuransi

Contoh: BPR Dana Mitra, BPR Nusamba, BPRS Al-Salaam

4
Perbandingan

Perbedaan Bank Umum vs BPR

Aspek Bank Umum BPR (Bank Perkreditan Rakyat)
Jenis Layanan Semua jenis layanan perbankan Terbatas pada tabungan & kredit
Jangkauan Nasional & Internasional Lokal (satu atau beberapa wilayah)
Target Nasabah Semua kalangan (retail & korporat) UMKM & masyarakat lokal
Modal Minimal Sangat besar (ratusan miliar) Lebih kecil (puluhan miliar)
Produk Utama Giro, Tabungan, Deposito, Kredit, Investasi Tabungan & Deposito saja
Layanan Jasa Transfer, Kliring, Inkaso, Valuta Asing Tidak diperbolehkan
Kegiatan Internasional Diizinkan Tidak diizinkan
Contoh di Indonesia Mandiri, BCA, BNI, BRI, Permata BPR Dana Mitra, BPR Nusamba
5
Peran Penting

Peran Lembaga Keuangan dalam Ekonomi Indonesia

๐Ÿ’š

Pertumbuhan Ekonomi

Menyalurkan dana untuk investasi, sehingga meningkatkan produksi barang dan jasa yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

๐Ÿ“ฑ

Kemudahan Transaksi

Menyediakan layanan pembayaran digital, transfer, dan sistem pembayaran yang memudahkan aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

๐Ÿ›ก️

Perlindungan Masyarakat

Memberikan perlindungan melalui asuransi dan simpanan yang aman, sehingga masyarakat lebih percaya untuk menabung dan berinvestasi.

๐Ÿค

Pemberdayaan UMKM

Menyediakan kredit dan pembiayaan untuk UMKM sehingga dapat berkembang, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

๐Ÿ’ฐ

Penghimpunan Dana

Menghimpun tabungan dari masyarakat dan mengubahnya menjadi investasi produktif yang menguntungkan investor dan peminjam.

๐Ÿ“Š

Stabilitas Sistem Keuangan

Menjaga kelancaran sistem pembayaran dan kestabilan nilai mata uang untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi.

๐Ÿ’ก

Pentingnya Literasi Keuangan

Memahami lembaga keuangan penting agar kita bisa memilih produk yang tepat, mengelola keuangan dengan baik, dan menghindari risiko finansial.

Mengerti perbedaan tabungan, deposito, dan investasi
Memilih bank atau lembaga keuangan yang aman dan terpercaya
Menghindari investasi yang berisiko tinggi tanpa pemahaman
Memanfaatkan layanan keuangan digital dengan aman
๐Ÿ“

Ringkasan Materi

Poin-poin penting yang perlu diingat

1

Pengertian

Lembaga yang bergerak di bidang keuangan untuk menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat

2

Fungsi Utama

Penghimpun dana, penyalur dana, pemindahan aset, dan stabilitas ekonomi

3

Jenis Lembaga

Bank (Sentral, Umum, BPR) dan Non-Bank (Asuransi, Pegadaian, Koperasi, dll)

Materi Pembelajaran IPS - Lembaga Keuangan di Indonesia

Selasa, 20 Januari 2026

LKPD Pengayaan Jenis dan Fungsi Uang

LKPD Pengayaan IPS Kelas IX

Jenis dan Fungsi Uang – Pendekatan Inkuiri

Identitas
Mata Pelajaran: IPS
Kelas/Semester: IX / Genap
Materi: Jenis dan Fungsi Uang
Alokasi Waktu: 1 × 40 menit
Model: Inkuiri Terbimbing
A. Tujuan Pembelajaran
  • Menjelaskan nilai intrinsik dan nilai ekstrinsik uang.
  • Mengelompokkan jenis uang dari sudut pandang lain.
  • Mengenali ciri keaslian uang rupiah.
  • Menganalisis dampak pemalsuan uang.
B. Kegiatan 1 – Nilai Intrinsik & Ekstrinsik
Masalah: Mengapa nilai uang tidak sama dengan nilai bahannya?
Nilai tertulis pada uang: ........................................
Perkiraan nilai bahan pembuat uang: ........................................
1. Apakah nilainya sama? Jelaskan!
..................................................................
2. Mengapa masyarakat tetap menerima uang tersebut?
..................................................................
C. Kegiatan 2 – Jenis Uang (Sudut Pandang Lain)
Sudut PandangJenis UangContoh
Wilayah berlaku......................
Lembaga penerbit......................
Keabsahan hukum......................
Cara penggunaan......................
1. Mengapa uang perlu dikelompokkan?
..................................................................
2. Kelompok mana yang paling sering kamu gunakan?
..................................................................
D. Kegiatan 3 – Keaslian Uang Rupiah (Metode 3D)
Dilihat:
..................................................................
Diraba:
..................................................................
Diterawang:
..................................................................
1. Mengapa uang diberi fitur pengaman?
..................................................................
2. Apa risiko menerima uang palsu?
..................................................................
E. Kegiatan 4 – Dampak Pemalsuan Uang
Dampak bagi masyarakat:
..................................................................
Dampak bagi pedagang:
..................................................................
Dampak bagi negara:
..................................................................
1. Mengapa pemalsuan uang termasuk kejahatan serius?
..................................................................
2. Apa sikapmu jika menemukan uang palsu?
..................................................................
F. Refleksi Individu
1. Hal baru apa yang kamu pelajari hari ini?
..................................................................
2. Mengapa keaslian uang sangat penting?
..................................................................

Jenis dan Fungsi Uang-Pengayaan

Pengayaan Materi IPS Kelas IX

Jenis dan Fungsi Uang (Pendekatan Inkuiri)

A. Tujuan Pembelajaran Pengayaan

Setelah mengikuti kegiatan pengayaan ini, peserta didik diharapkan mampu:

  • Menjelaskan perbedaan nilai intrinsik dan nilai ekstrinsik uang.
  • Mengelompokkan jenis uang berdasarkan berbagai sudut pandang (wilayah, lembaga, hukum).
  • Mengidentifikasi ciri-ciri keaslian uang Rupiah.
  • Menganalisis dampak pemalsuan uang terhadap stabilitas ekonomi.
  • Menarik kesimpulan melalui proses penyelidikan mandiri.

B. Pertanyaan Pemantik (Orientasi Masalah)

"Mengapa selembar uang Rp100.000 hanya bernilai beberapa ribu rupiah jika dijual sebagai kertas bekas, tetapi bisa digunakan membeli banyak barang?"

"Apa yang akan terjadi jika uang palsu beredar luas di masyarakat?"

*Peserta didik diminta mendiskusikan pertanyaan di atas secara berkelompok.

C. Kegiatan Inkuiri Terbimbing

1 Nilai Intrinsik dan Nilai Ekstrinsik Uang

Masalah: Mengapa nilai uang tidak sama dengan nilai bahan pembuatnya?

Petunjuk Penyelidikan:

    Uang kertas dan logam
  • Amati uang kertas dan uang logam.
  • Bandingkan harga bahan pembuat uang dengan nilai yang tertulis di uang.

Temuan Konsep:

  • Nilai Intrinsik: Nilai yang melekat pada bahan fisik yang digunakan untuk membuat uang (kertas, tinta, logam).
    Bahan pembuatan uang

    Contoh: Biaya kertas dan tinta untuk mencetak uang Rp100.000,00 mungkin hanya Rp1.000,00. Maka nilai intrinsiknya adalah Rp1.000,00.

    Karakteristik: Pada uang kertas modern, nilai ini seringkali jauh lebih kecil daripada nilai nominalnya.

  • Nilai Ekstrinsik (Nominal): Nilai nominal yang tertera pada mata uang dan disahkan oleh pemerintah (Bank Indonesia) untuk transaksi.
    Uang Rupiah Nominal Besar

    Contoh: Uang kertas Rp100.000,00 memiliki nilai tukar (daya beli) senilai Rp100.000,00 barang/jasa.

    Jenis: Terdiri dari nilai internal (daya beli di dalam negeri) dan nilai eksternal (kurs/nilai tukar terhadap mata uang asing).

Kesimpulan: Nilai intrinsik adalah biaya pembuatannya, sedangkan nilai ekstrinsik adalah nilai yang kita gunakan saat belanja. Nilai uang ditentukan oleh kepercayaan dan keputusan negara, bukan oleh bahan pembuatnya.

2 Jenis Uang Berdasarkan Sudut Pandang Lain

Masalah: Apakah uang hanya bisa dibedakan dari bentuk atau bahannya?

Hasil Klasifikasi Alternatif:

Sudut Pandang Jenis Uang
Wilayah Berlaku Uang Nasional (Rupiah), Uang Internasional (Dolar AS)
Lembaga Penerbit Uang Kartal (Bank Sentral), Uang Giral (Cek/Giro)
Keabsahan Hukum Legal Tender (Sah), Uang Tidak Sah (Mainan/Koleksi)
Cara Penggunaan Uang Tunai, Uang Non-Tunai (E-wallet/Debit)
3 Cara Mengenali Keaslian Uang Rupiah
    Cek keaslian rupiah

    Cara mengenali keaslian uang Rupiah pada tahun 2026 tetap mengandalkan metode utama dari Bank Indonesia yang dikenal dengan teknik 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

    Cek keaslian rupiah

    Berikut adalah panduan lengkap berdasarkan fitur keamanan terbaru:

    A. Dilihat

    Perhatikan tampilan fisik uang untuk menemukan fitur-fitur berikut:

    • Warna dan Gambar: Warna uang asli terlihat terang dan jelas dengan gambar utama pahlawan nasional.
    • Benang Pengaman: Pada pecahan tertentu, benang pengaman tampak seperti dianyam dan akan berubah warna jika dilihat dari sudut pandang berbeda.
    • Tinta Berubah Warna (OV): Logo Bank Indonesia atau angka nominal akan berubah warna saat uang dimiringkan.
    • Gambar Tersembunyi (Latent Image): Terdapat angka nominal atau tulisan "BI" yang hanya terlihat pada sudut pandang tertentu.

    B. Diraba

    Gunakan indra peraba untuk merasakan tekstur kertas dan cetakan:

    • Cetak Intaglio: Gambar utama, angka nominal, huruf terbilang, dan lambang Garuda Pancasila akan terasa kasar saat diraba.
    • Kode Tuna Netra (Blind Code): Terdapat pasangan garis timbul di sisi kanan dan kiri uang untuk membantu penyandang tunanetra mengenali pecahan uang.
    • Bahan Kertas: Uang kertas asli terbuat dari serat kapas yang terasa lebih kokoh dan tidak mudah rusak dibandingkan kertas biasa.

    C. Diterawang

    Angkat uang ke arah cahaya untuk melihat tanda-tanda berikut:

    • Tanda Air (Watermark): Akan muncul gambar pahlawan nasional yang sangat detail dan terlihat dari kedua sisi kertas.
    • Electrotype: Terdapat logo BI atau angka nominal di dalam area tanda air yang terlihat jelas saat diterawang.
    • Gambar Saling Isi (Rectoverso): Logo BI yang terlihat tidak utuh di sisi depan dan belakang akan tampak menyatu sempurna saat diterawang ke arah cahaya.

    D. Penggunaan Alat Bantu (Opsional)

    Jika ragu, Anda bisa menggunakan alat bantu tambahan:

    • Lampu Ultraviolet (UV): Nomor seri dan beberapa elemen desain akan memendar (bercahaya) di bawah sinar UV.
    • Lampu Ultraviolet (UV)
    • Kaca Pembesar: Digunakan untuk melihat tulisan mikro (microtext) yang sangat kecil namun tercetak tajam.
    • Kaca Pembesar
    • Aplikasi Mobile: Anda dapat menggunakan aplikasi resmi seperti I-Comreds (dikembangkan Polri) untuk memverifikasi keaslian melalui kamera ponsel.
    • Aplikasi Mobile

    Untuk informasi lebih lanjut atau melakukan penukaran uang rusak/palsu, Anda dapat mengunjungi laman resmi Pintar Bank Indonesia.

4 Dampak Pemalsuan Uang

Hasil Analisis Dampak:

    ๐Ÿ›ก️ Bahaya Uang Palsu bagi Indonesia

    Ringkasan Materi Ekonomi - Kelas 9 SMP


    Pemalsuan uang itu ibarat "penyakit" bagi negara. Bukan cuma merugikan diri sendiri, tapi bisa merusak ekonomi satu negara!

    ๐Ÿ“‰ Kenaikan Harga Barang (Inflasi)

    Beredarnya uang palsu menyebabkan jumlah uang di masyarakat menjadi terlalu banyak, sehingga harga barang-barang akan naik dan daya beli uang asli kita justru menurun.

    ๐Ÿ’ธ Kerugian Finansial yang Nyata

    Uang palsu sama sekali tidak bernilai dan tidak dapat ditukarkan di bank. Jika kita menerima uang palsu, maka modal atau tabungan kita akan hilang seketika karena uang tersebut tidak bisa digunakan kembali.

    ๐Ÿคจ Menurunnya Kepercayaan Masyarakat

    Masyarakat akan menjadi ragu dan takut untuk bertransaksi menggunakan uang tunai karena khawatir mendapatkan uang palsu. Hal ini dapat menghambat kelancaran aktivitas jual-beli.

    ๐Ÿ›️ Mengganggu Kebijakan Negara

    Negara (melalui Bank Indonesia) akan kesulitan mengatur peredaran uang dan menjaga stabilitas ekonomi karena adanya uang tidak resmi yang beredar secara ilegal.

    ๐Ÿ” Selalu Ingat Metode 3D!

    1. DILIHAT
    Warna & Benang Pengaman
    2. DIRABA
    Tekstur Kasar (Intaglio)
    3. DITERAWANG
    Tanda Air (Watermark)

    Sumber: Bank Indonesia (Update 2026). Mari jaga kehormatan Rupiah kita!

    Sanksi Hukum Bagi Pembuat Uang Rupiah Palsu:

    Di dalam Undang-Undang No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, disebutkan di pasal 36 bahwa siapa saja yang membuat atau menggunakan uang rupiah palsu akan dikenai sanksi pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp10.000.000.000 (sepuluh miliar rupiah). Sementara pasal 37 menyebutkan bahwa bagi siapa saja yang membuat atau memperjualbelikan alat atau bahan pembuat uang rupiah palsu akan dikenai sanksi pidana penjara paling lama seumur hidup dan denda paling banyak Rp100.000.000.000 (seratus miliar rupiah).

D. Refleksi dan Penarikan Kesimpulan

Kesimpulan Akhir:

Uang memiliki nilai karena kepercayaan masyarakat dan pengakuan hukum dari negara. Menjaga keaslian uang sangat penting untuk menjaga kestabilan ekonomi bangsa.

E. Tantangan Mini Inkuiri

Tugas untuk Siswa:

  1. Amati satu lembar uang Rupiah milikmu.
  2. Tuliskan 3 ciri keaslian yang kamu temukan secara langsung.
  3. Jelaskan 2 dampak negatif jika uang tersebut ternyata palsu.

Tugas Pengayaan Jenis dan Fungsi Uang

Materi IPS - Inkuiri Mandiri/Kelompok


Tujuan Pembelajaran: Siswa dapat menganalisis perbedaan jenis uang dan mengaitkan fungsi uang dalam kehidupan sehari-hari melalui pengamatan nyata.

A. Pertanyaan Pemantik (Identifikasi Masalah)

  1. Mengapa selembar kertas Rp100.000,00 bisa ditukar dengan 10 liter bensin, padahal biaya cetak kertasnya sangat murah?
  2. Jika hari ini tidak ada uang, apa yang akan terjadi pada proses belanja di kantin sekolah?

B. Langkah-Langkah Penyelidikan (Inkuiri)

Langkah 1: Investigasi Nilai Uang (Intrinsik vs Ekstrinsik)

  • Tugas: Ambil satu koin Rp500,00 dan satu lembar uang kertas Rp2.000,00.
  • Analisis: Bandingkan bahan pembuatnya. Mengapa uang kertas yang bahannya lebih rapuh memiliki nilai beli lebih tinggi dari uang logam yang kokoh?

Langkah 2: Observasi Fungsi Uang

Aktivitas Ekonomi Contoh Kejadian Fungsi Uang
Fungsi Asli Membeli buku seharga Rp5.000 Alat Tukar
Fungsi Asli Melihat label harga pada sepatu Alat Satuan Hitung
Fungsi Turunan Menabung uang di bank untuk kuliah Alat Penimbun Kekayaan
Fungsi Turunan Membayar denda/cicilan Alat Pembayaran Utang

Langkah 3: Perbandingan Jenis Uang (Kartal vs Giral)

  • Studi Kasus: Ibu ingin membeli lemari es seharga Rp3.000.000. Ibu bisa membayar dengan uang tunai atau menggunakan kartu debit/transfer QRIS.
  • Pertanyaan: Manakah yang lebih aman dan efisien di era digital saat ini? Jelaskan alasannya.

C. Temuan Konsep & Kesimpulan

Diskusikan dan tuliskan jawabanmu mengenai kekuatan nilai uang (kepercayaan masyarakat) serta bagaimana uang mempermudah transaksi dibandingkan sistem barter.

PENGIRIMAN JAWABAN

Setelah selesai mengerjakan, silakan unggah hasil pekerjaanmu melalui tautan di bawah ini:

Kirim Tugas via Google Form

*Pastikan file dalam format PDF atau Foto yang jelas.

Minggu, 18 Januari 2026

LKPD 2 Jenis dan Fungsi Uang

LKPD IPS Kelas IX - Jenis dan Fungsi Uang (Uraian)

๐Ÿ“„ LKPD IPS Kelas IX

Materi: Jenis dan Fungsi Uang
Model: Inkuiri
Nama: ____________    Kelas: _____

Petunjuk:
✔️ Bacalah pertanyaan dengan pelan
✔️ Jawablah singkat (1–2 kalimat)
✔️ Gunakan bahasamu sendiri

๐Ÿ”Ž Tahap 1 – Mengamati

1. Menurut kamu, apa kegunaan uang dalam kehidupan sehari-hari?

❓ Tahap 2 – Menanya

2. Tuliskan satu pertanyaanmu tentang uang!

๐Ÿ“š Tahap 3 – Mengumpulkan Informasi

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan uang kartal!
4. Sebutkan satu contoh uang elektronik yang kamu ketahui!
5. Jelaskan fungsi utama uang menurut pemahamanmu!
6. Mengapa orang menyimpan uang untuk masa depan?

๐Ÿง  Tahap 4 – Menalar

7. Mengapa uang elektronik dianggap memudahkan kegiatan pembayaran?

✅ Tahap 5 – Menyimpulkan

8. Buatlah satu kalimat kesimpulan tentang jenis dan fungsi uang!
๐Ÿ’ฌ Refleksi
9. Untuk apa kamu paling sering menggunakan uang?

LKPD PRINSIP INTERAKSI DIGITAL

LKPD IPS Kelas 9 SMP Topik: Prinsip Interaksi yang Tepat di Dunia Digital A. Identitas LKPD ...